SERAH TERIMA JABATAN KASATGAS SABER PUNGLI

8 Juli 2020 pukul 07.55

Menko Polhukam Mahfud MD memimpin upacara serah-terima jabatan Kasatgas Saber Pungli dari Komjen Pol Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum. kepada Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. Peralihan jabatan ini seiring dengan bergantinya pejabat Irwasum Polri.

"Karena jabatan-jabatan di Satgas Saber Pungli bersifat ex officio pada umumnya, misalnya ketua pelaksananya adalah Irwasum Polri, kemudian wakil ketuanya Jamwas Kejaksaan Agung, dan yang lain-lain itu melekat pada jabatan, maka hari ini kami melakukan serah terima jabatan karena Bapak Moechgiyarto telah mengakhiri tugas, sudah purna tugas," kata Mahfud. Sesuai dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2016, kata Mahfud, Saber Pungli dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan tugas-tugas di birokrasi yang berkaitan dengan pelayanan publik agar bersih dari pungutan liar. Dia mengatakan tindakan suap dan pungli merupakan sebuah bentuk korupsi yang harus ditindak. "Dari 30 jenis korupsi yang ada di dalam hukum ini, Saber Pungli tugasnya menangani, menindak, dan mengawasi pelaksanaan tugas-tugas di birokrasi agar bersih dari pungutan liar. Jadi ada sebuah jenis korupsi yang tidak merugikan keuangan negara tetapi merugikan masyarakat dan pemerintah di dalam melaksanakan tugasnya yaitu adalah suap dan pungutan liar, itu jenis korupsi juga. Jadi korupsi itu tidak harus diartikan merugikan keuangan negara," ujarnya.